20 September, 2021
AYo Berbagi

Rohil Punya Gabah,Ledong Punya Nama

Bagansiapiapi-ayoberbagi.co.id-Saat ini petani Kecamatan,Bangko,Batu Hampar,Sinaboi dan Pekaitan sumbringah karena sedabg panen padi di ladang mereka.

Minggu (14/2/2021) terlihat petani membawa padi hasil panenya dari ladang ke rumah dengan kenderaan roda doa bahkan roda empat.

Sejak beberapa hari ini petani di Serusa,Parit Aman,Raja Bejamu dan sekitarnya mulai panen.

Jika selama ini menanam dan memberi pupuk padi di ladang kaum emak-emak sedangkan kaum bapak ke laut menangkap ikan,untuk saat kami musim panen sekeluarga ikut memanen padi diladang.

” Kami memang berladang,tapi biasanya istri dan anak saya saja ke ladang,sementara saya ke laut  mecari ikan, ” Akui Syukri (56) warga Serusa Bagansiapiapi

” Tapi saat musim panen tiba,saya membantu istri panem,termasuk juga anak-anak kami, ” ucap Syukri.

Hasil panen padi di 5 Kecamatan sentral pertanian palawija seperti Kecamatan Bangko,Pekaitan,Sinaboi,Batu Hampar dan Rimba Melintang menjadi lumbung beras.

Namun hasil panen yang melimpah sudah ada penbelinya dari petani .

Karena saat menanam di mulai sebagian petani sudah meminjam uang atau lainya kepada pemodal dengan catatan hasil panen di jual ke pemberi pinjaman modal ke petani.

” Ya sebagian usai panen menjual hasil panen ke pemodal,lalu gabah atau padi baru panen ini di bawa ke Ledong atau Asahan, ” Ucap warga.

Dan mengaku tak salah lagi jika ada istilah Rohil punya padi,Ledong punya nama, ” Ini realita dari tahun ke tahun, ” Akui warga.

” Maunya BUMD Rohil atau Perusahaan lokal membeli hasil panen petani,lalu olah buat produk Rohil, Harap seorang petani Bagansiapiapi.

” Dinas Pertanian Tanaman Pangan,Koperasi UMKM,Disperindag,bersama BUMD melihat potensi besar untuk PAD ini,namun hingga kini belun ada ke arah itu, ” Ucap sumber kepada AYo berbagi.

(AYo berbagi-02/01/Tim Liputan)