20 September, 2021
AYo Berbagi

Pukesmas Teluk Merbau Tutup,Ini Alasanya,Ada Staf Positif Terpapar Covid 19

Rokan Hilir-Ayoberbagi.co.id-Wargaga Teluk Merbau Kecamatan Kubu Rohil Riau kaget pasalnya sejak Senin (18/1/2021) siang Pukesmas setempat tutup sampai batas waktu di tentukan.Hal ini di ketahui warga ketika ke Pukesmas setempat membaca pemberitahuan yang di tempel di pintu depanya.

Pemberitahuan Berhubung Hari Selasa (19/1/2021) pelayanan rawat jalan atau non rawat inap Pukesmas Teluk Merbau di tutup sementara.

Untuk sementara pelayanan di alihkan ke Pukesmas Rantau Panjang Kiri sampai batas waktu yang di tentukan tertanda Kepala Pukesmas Lina Wati.Amd.Kep. Berita inipun tersebar di masyarakat sehingga warga angkat bicara dan mulai berspekulasi mencari tahu penyebabnya.

Pjs Kepala Dinas Kesehatan Rohil Ahmad Yusuf Senin (18/1/2021) menyebutkan di tutupnya pelayanan Pukesmas Teluk Merbau karena ada seorang staf terpapar virus covid 19.

” Ada staf Pukesmas Senin (18/1/2021) pagi tadi terkonfirmasi positif Covid 19 dari hadil Swab, ” Akui Ahmad Yusuf.

Masih menurutnya karena banyak yang merasa kontak erat maka sebagian besar staf Pukesmas di Swab Senin (18/1/2021) siang.

” Menjelang hasil Swab keluar maka wajib isolasi mandiri,mudah-mudahan dua hari keluar,yang negatif kembali beraktifitas seperti biasa, ” Akui Pjs Kadis Kesrhatan ini.

Namun karena alasan medis dan Undang-Undang Kesehatan indentitas Staf Pukesmas terpapar covid 19 ini tetap di lindungi.

” Saat ini isolasi mandiri,warga jangan resah,tetaplah mengikuti protokol kesehatan, ” Ajak Ahmad Yusuf .

Beberapa orang warga Teluk Merbau di mintai komentarnya mengaku kaget dengan informasi di tutupnya pelayanan Pukesmas setempat untuk sementara waktu.

” Kaget saja yang terpapar itu orang medis,maka mari kita waspada tetaplah mengikuti protokol kesehataa,pakai maser,cuci tangan,jangan berkumpul-kumpul,atur jarak, ” Ucap warga berharap jika ada yang kontak dengan staf Pukesmas tersebut harus diswap juga dan ikuti isolasi mandiri juga.

(AYo berbagi-02/01)