15 Agustus, 2022
AYo Berbagi

Mantan Camat Rimba Melintang Ikut Serta Terbentuknya Kabupaten Rokan Hilir 1999

Ayoberbagi.co.id–Bagansiapiapi. Catatan panjang sejarah terbentuknya Kabupaten Rokan Hilir di mulai dari Pemilu Pertama Tahun 1955 berlanjut 1958 lalu ke Tahun 1963 dengan tuntutan Daerah Swatantra Bagansiapiapi.

Disaat reformasi 1998 bergulir kembali semangat untuk memperjuangkan Kabupaten Rokan Hilir oleh tokoh-tokoh adat dari LAM, Tokoh Agama dan tokoh masyarakat kembali menggeliat.

Lalu membentuk Komite Perjuangan (KPPKRH) Pembentukan Rokan Hilir Tahun 1999 sebagai wadah perjuangan menyuarakan dan mengusulkan Kabupaten Rohil.

Sosok penting saat itu antara lain Khalifah H.Ahmadian (Pensiunan Kepala MIS Datuk Batu Hampar/Guru Suluk Tariqat Naqshabandyiah),M.Yunus Nur (Pensiunan PNS dan mantan Anggota DPRD Bengkalis),H.yahya Tatoe(Purn.Polri)H.Marzuki AR( Pensiunan PNS),Lukman Jamil .Iliyas RB Wan Muhtar dan sesepuh serta tokoh masyarakat saat itu yang tak bisa disebut satu persatu.

KPPKRH di Ketua oleh Amran Rambah dan Sekretarisnya H.Ramli Harafie SH dengan sederetan nama-nama pengurus (terlampir dalam SK) merupakan tokoh-tokoh masyarakat mewakili 5  Kecamatan saat itu.

Penulis kali ini menulis sosok Drs.H.Surya Arfan Msi saat itu Camat Rimba Melintang merupakan PNS memulai karir di Kantor Gubri Tahun 1985 .

Drs.H.Surya Arfan Msi camat yang akrap dengan camat lainya apa lagi 4 Camat di Wilayah Pembantu Bupati Bengkalus Wilayah I di Bagansiapiapi.

Ada sosok seperti,Drs.Jhon Lukman (Camat Bangko),Drs.H.Wan Ahmad Syaiful.Msi (Camat Tanah Putih),Drs.Ansari Idris (Camat Kubu) dan Drs.H.Rusli Alhamidi (Camat Bagan Sinembah).

Camat -Camat ini sangat besar peranya dalam pembentukan Kabupaten Rohil di daerah tugas mereka masing-masing seperti menggalang masa,menyiapkan bahan administrasi dan kegiatan lainya menyangkut perjuangan saat itu.

Khusus sosok Drs.H.Surya Arfan Msi di KPPKRH duduk di Penasehat Komite berdasarkan SK Nomor : I/KPTS/V/1999 Tanggal 5 Mei 1999 .

Sedangkan di posisi teratas Drs.H.Asrul M.Noor Pembantu Bupati Bengkalis Wilayah I di Bagansiapiapi Merupakan atasan kelima Camat ini .

Sekilas dengan terbitnya SK tersebut hal biasa saja dan ringan tapi ternyata cukup berat .

Karena setiap gerak,melangkah kemanapun berpergian mencari dukungan,rapat dan pertemuan Camat juga harus membawa tokoh masyarakat dan masa dari Kecamatannya.

Kondisi ini juga sama di alami Camat lainya saat itu.

Surya sapaan akrap lelaki kelahiran 1960 ini tidak mengeluh,siap memenuhi setiap undangan dan apapun namanya ke Bagansiapiapi saat ada pertemuan Komite.

Dengan mobil dinas operasional Camat Kijang BM 155 D dia bolak balik ke Bagansiapiapi berkoordinasi dengan Drs.H.Asrul M Noor atasanya Pembantu Bupati Bengkalis Wilayah I.

Tugas Surya Arfan cukup berat karena dia harus piawai dan mampu berkoordinasi ke PT.CPI untuk memakai tempat atau fasilitas Bangko Camp yang tersohor saat itu.

Tamu dari DPR RI dari Komisi II datang dan bertemu di Bangko Camp,Surya Arfan yang di amanahkan ” Meloby ” untuk memakai atau mempergunakan fasilitas Bangko Camp milik CPI

Karena Bangko saat itu berada dalam Kecamatan Rimba Melintang (Kelak saat pemekaran masuk Kecamatan Bangko Pusako).

Posisi Wilayah kerja Rimba Melintang membuat Surya Arfan harus wellcome dan ini sangat di pahaminya karena hubungan baik membuat fasilitas CPI dapat di pakai untuk pertemuan atau rapat penting KPPKRH.

Saat tarik menarik letak Ibu Kota jika Rohil terbentuk membuat pilihan di tengah-tengah adalah Rimba Melintang,wacana ini muncul di forum,sekali lagi Surya Arfan di hadapkan dengan situasi sulit.

Dituturkan mantan Kadis PMD,Dinas Pendidikan ,Tanaman Pangan dan terakhir di menduduki jabatan Sekdakab Rohil, kini tenaga Widyaswara Provinsi Riau,Surya mengaku seluruh komponen berazam yang penting Kabupaten Rohil terbentuk dan lahir dulu sebagai wujud perjuangan bersama.

” Saya dan rekan-rekan Camat saat itu satu saja tekat kami,perjuangan itu harus berhasil,Rohil harus terujud,itu saja,karena perjuangan KPPKRH baik Pengubung Pekanbaru,Bengkalis bekerja siang malam,” Kenang Surya Arfan.

Alumni IIP Jakarta jurusan politik lulusan Tahun 1990 dan S2 Ilmu Administrasi UNRI ini yang kini Widyaswara Provinsi Riau ini mengaku begitu ketuk palu DPR -RI di Senayan Jakarta 4 Oktober 1999 dia mengaku sangat bahagia bersama tokoh pemuka  masyarakat Kecamatan Rimba Melintang yang turut berpartisipasi mendukung cita-cita tersebut.

Surya Arfan menyebutkan perjuangan yang dulu oleh pendahulu dan tokoh-tokoh lainya merupakan kerja keras dan dukungan dari berbagai pihak sehingga saat ini Rohil memasuki usia 22 Tahun.

” Semoga Rohil tetap jaya,mari kita bersatu padu dan mendukung setiap program dari pemimpin kita demi mencapai tujuan untuk mensejahterakan masyarakat Rohil, ” Ajaknya.

Drs.H.Surya Arfan kini menjadi tenaga Widyaswara Provinsi Riau,dia juga Ketua Dewan Pimpinan Asosiasi Profesi Widyiaiswara Riau,Ka.Kwarcab Gerakan Pramuka 04.10 Rohil,Ketua PMI,Ketua DMDI,Ketia IPHI Rohil dan Ketua Yayasan Fastabiqul Khairat Rohil.

Namun walaupun bertugas di Pekanbaru Surya Arfan berdomisili di Jalan Mesjid RT 001 RW 002 Kelurahan Bagan Kota Bagansiapiapi.

Ketika di tanya kenangan tak terlupakan ketika bersama prngurus KPPKRH mantan Camat,Mantan Kadis dan mantan Sekdakab Rohil ini mengingat ketika Mubes,Syukuran dan mengaku sosok Burhanudin Husin,M.Yunus Nur,Amran Rambah,Ramli Harafie dan rekan-rekan lainya masih segar di ingatanya.

” Dua puluh dua tahun tak terasa,rasanya baru saja kita menysmbut kedatangan Gubri Bapak Saleh Jasid dan tokoh lainya di Perguruan Wahidin dan Gedung Nasional (Serbaguna), ” Kenang Surya…..

Penulis .H Yan Faisal                              Editor Suriman

Catatan : Tulisan ini dari bio data koleksi Drs.H.Surya Arfan  dan dokumentasi Seksi Humas dan Dokumentasi KPPKRH 1999