19 September, 2021
AYo Berbagi

Warga Tanjung Medan Rohil Buat Surat Terbuka Ke Gubri Keluhkan Jalan Rusak

Tanjung Medan-Ayoberbagi.co.id-Tak sanggup melihat kondisi jalan rusak berlobang penuh lumpur bagaikan kubangan dan melihat banyaknya kenderaan terbalik terseok di jalan rusak tersebut membuat warga Tanjung Medan Rohil Riau membuat surat terbuka ke pemangku kepentingan.

Surat terbuka yang di tujukan ke Gubri,Ketua DPRD Riau,Kadis PUTR Riau ini di buat H.Mustoyo warga Tanjung Medan 14 Januari 2021 kemaren.

Dalam surat singkat,padat tak bertele-tele ini H.Mustoyo menceritakan kondisi jalan lintas Tanjung Medan-Pujud menghubungkan Rohil dengan Rohul ini sudah sangat memprihatinkan.

Jalan rusak hampir 300 Meter akibat hujan deras dan terlihat truk CPO bergelimpangan rebah kuda di saat melewati jalan tersebut yang dulunya sudah pernah di aspal.

H.Mustoyo di hubungi Jumat (15/1/2021) menyebutkan latar belakang di buatnya surat terbuka tersebut karena  prihatin dengan kondisi saat ini.

” Prihatin,dengan kondisi jalan rusak maka imbasnya harga sembako melambung,harga TBS sawit turun, ” Ucapnya.

Lebih dari itu khawatir bila tidak di tangani maka daerah tersebut akan terisolir, ” Ini fakta lihatlah ke lapangan, ” Akui H.Mustoyo.

Menurutnya,selama ini jika kendaraan yang melintas kalau melebihi tonase karena tidak pernah di periksa atau di cek izin trayek kendaraan pengangkut CPO apakah sudah standart dan ikut aturan oleh pihak berkopenten.

Pantauan AYo berbagi ruas jalan lintas Rohil-Rohul-Tapanuli Selatan ini di rintis dan di bangun di era Brigjend TNI (CKH) Saleh Jasid SH menjadi Gubri.

Kemudian di teruskan Gubri lainya hingga menjadi ruas jalan lintas.

” Kalau ada warga yang prihatin,lalu membuat surat terbukacke Gubri,Ketua DPRD Riau dan di sampaikan juga Bupati,PUTR Rohil,sah-sah saja di era Reformasi ini, ” Ucap Warli (32) warga Pujud.

Karena di harapkan ada menanggapi, ” Misal Anggota DPRD Riau Dapil Rohil,juga anggota DPR RI,bagaimana APBN dan APBD Riau di alokasikan ke jalan tersebut.

(AYo berbagi-02)