20 September, 2021
AYo Berbagi

Alamak “Pengemis” Di Kota Bagansiapiapi Libatkan Anak Usia Dini ,Kemungkinan Di

Bagansiapiapi Ayo Berbagi.co.id.Warga Bagansiapiapi, Rokan Hilir risih terhadap pengemis bergentayangan ketika berada di warung-warung kopi dan rumah makan, parahnya lagi pelakunya juga ada kalangan anak-anak dibawah umur alias usia sekolah diduga diperalat orangtuanya.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Rokan Hilir dr.Junaidi saat dikonfirmasi mengaku selama pandemi covid-19 hal ini terdampak terhadap perekonomian mereka.

Meskipun sadar akan adanya para pengemis tersebut namun Dinsos Rohil mengaku tidak bisa berbuat banyak.

“Sebelumnya kita sudah berikan himbauan, bantuan berupa sembako,

ya tergantung anggaran yang ada, maklumlah kondisi saat ini,” Ucap Junaidi.

Selain pelaku pengemis di Bagansiapiapi ini adalah pria dan wanita dewasa, hal yang disayangkan kalangan pengemis ini juga ada dari anak-anak usia sekolah yang seharusnya belajar dirumah.

Dikatakan Junaidi, sebelumnya pihak Dinsos Rohil juga sudah mengantisipasi dengan memberikan himbauan untuk tidak mengemis lagi dan menyerahkan bantuan sembako kepada pelaku pengemis tersebut namun disebutkannya masyarakat ini sudah menjadi kebiasaan mereka meminta minta.

“Karena pandemi covid-19 juga pengaruh, kalau anak sekolah otomatis terputuslah (aktivitas ngemis), tetapi karena tidak ada kerjaan dirumah (libur sekolah) mungkin diperalat oleh orangtuanya,” Ucap Kepala Dinas Sosial Kabupaten Rokan Hilir dr.Junaidi, Rabu (13/1/2021) saat dikonfirmasi Reporter AYo Berbagi.tv diruang kerjanya.

Aktifitas pengemis ini tentunya menimbulkan kerisihan pengusaha warung kopi, rumah makan dan pengunjungnya karena mengganggu kenyamanan.

“Kalau demikian dibiarkan akan lebih ramai nanti pengemis di kota kecil Bagansiapiapi ini.” Ucap Nur (50) warga Bagansiapiapi saat dimintai komentarnya, Kamis (14/1/2021) pagi. (AYo Berbagi-03)