Rokan Hilir — Panggung esports Rokan Hilir dipastikan memanas. Sebanyak 96 tim dengan total lebih dari 700 gamers siap saling sikut dalam turnamen offline Free Fire “Independent Day Battle” yang akan dimulai Pukul 10.00 WIB hari Sabtu (8/8/2026).
Ajang kolaborasi Esports Indonesia (ESI) Rokan Hilir dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ini menegaskan satu hal.
“Ini bukanlah tempat main game biasa di smartphone, walaupun tidak memungut biaya alias gratis. Kompetisi ini merupakan sarana seleksi yang ketat untuk menyaring bibit atlit profesional muda di Bumi Seribu Kubah, dan gelaran turnamen ialah komitmen daerah dalam membangun ekosistem tim esports yang sehat sekaligus wadah pembinaan jangka panjang untuk menghadapi kejuaraan di tingkat yang lebih tinggi,” beber Otto Yanoko Raymanda selaku Ketua ESI Rohil sekaligus Ketua Panitia, Selasa (4/8/2026).
“Kami jadikan permainan gawai ini sebagai training pemain untuk memantau potensi riil di lapangan. Mereka yang lolos penyaringan nantinya akan diproyeksikan menjadi atlit resmi Kabupaten Rokan Hilir. Tahapan ini juga menjadikan syarat mutlak dari Kementerian dalam pengembangan cabang olahraga esports,” tegas dr. Maliki.
Tingginya tensi kompetisi terlihat dari meledaknya jumlah tim yang mendaftar. Ratusan peserta dari berbagai wilayah seperti Kecamatan Bangko, Pekaitan, Tanah Putih, Bangko Pusako, Rimba Melintang, hingga Sinaboi dipastikan ambil bagian.
Karena ketatnya persaingan, panitia menerapkan sistem eliminasi cepat. Dari total 96 tim yang terdaftar, mereka akan disaring lagi secara maraton dalam satu hari demi menyisakan 48 Tim Esports terbaik yang berhak melaju ke babak utama.
Melalui kolaborasi PSI Rohil dan ESI Rohil, kompetisi ini diharapkan melahirkan atlit muda berprestasi dalam menguji ketahanan fisik, fokus mental, serta konsistensi strategi para pemain yang siap membawa nama Rokan Hilir guna bersaing di level provinsi hingga nasional, sekaligus membangun industri esports daerah yang berkelanjutan.(Shf)
