19 September, 2021
AYo Berbagi

“Sepii”Pertama Ramadhan Pedagang Mengeluh Omset Turun Dratis

ayoberbagi.co.id–Bagansiapiapi–“ Sepi ” dari pembeli,inilah penomena di hari pertama Ramadhan selasa (13/4/2021) di beberapa pusat perbelanjaan di Kota Bagansiapiapi – Riau.

Sejak pagi selasa (13/4/2021) pedagang Pasar Datuk Rubiah,Pasar Jalan Bintang, Pasar Pelita mengeluhkan sepinya pembeli berbeda dari sebelum puasa.

Kondisi sepinya pembeli di sebabkan persediaan stok belanja sudah tersedia di rumah dan mungkin juga enggan beraktifitas di luar rumah.

Tini (45) pedagang sayur-mayur menyebutkan hari pertama menjalankan ibadah puasa selasa (13/4/2021) memang sepi pengunjung berbelanja.

” Selasa kemaren pasar ini penuh sesak datang berbelanja,hari ini sepi jauh beda dengan kemaren, ” Akui Tini pedagang sayur ini.

Bagi pedagang sayur-mayur tidak merasakan betul imbasnya karena mempunyai langganan tetap.

” Yang pubya langganan biasa saja,karena sudah ada pembeli tetapnya pelanggan kami, ” Ucap Tini.

Pantauan AYo berbagi di pusat-pusat belanja di Kota Bagansiapiapi sepi ini di sebabkan pedagang daging musinan sudah tidak berjualan,penjual makanan dan minuman juga tak berjualan.

” Biasanya hinggar-bingar itu kedai makanan,minuman ini hanya pedagang kebutuhan memasak di rumah saja, ” Akui Normah (45) .

Apa lagi di hari pertama lapak pedagang ikan sepi di sebabkan nelayan tradisional tidak turun ke laut menangkap ikan.

” Pedagang ikan turut mengeluhkan sepi pembeli karena stok ikan terbatas karena nelayan malam tadi tak ke laut, ” Ucap Anto .

Beberapa orang IRT di mintai komentarnya saat belanja di Pasar Datuk Rubiah Bagansiapiapi menyebutkan hampir semua jenis sembako mengalami kenaikan harga.

” Harga cabe,bawang,tomat mengalami Kenaikan harga 2.000 sampai 4.000,apa lagi harga ikan naik dari 5.000 sampai 10.000,daging ayam 45.000,naiklah pokoknya, ” Ucap Nenny Ch seorang IRT kepada AYo berbagi.

Issu yang beredar saat ini sepinya pasar dan turunya minat belanja di sebabkan hingga saat ini baik ASN,honorer belum menerima gaji.

” Apa mau di belanjakan uang itu yang tak ada, belum gajian,paling sebatas meminjam ke tengkulak, ” Aku sumber.

Dan mengaku jika selama Ranadhan ini juga belum gajian maka di perkirakan Aidil Fitri atau lebaran nanti kondisinya lebih parah, ” Alamat tak pakai baju baru,alamat pula tak buat kueh hari raya, ” Ucap sumber tersebut.

(AYo berbagi-02/01-Tim Liputan Ramadhan)