20 September, 2021
AYo Berbagi

Terkait Konflik Lahan Di Pematang Ibul, Ini Ceritanya

 

Ayoberbagi.co.id-Bangko Pusako.Persoalan sengketa lahan sawit selama ini menjadi Konflik antara masyarakat Kepenghuluan Pematang Ibul Kecamatan Bangko Pusako Rohil dengan Keluarga Tarima boru Nainggolan terus berkelanjut.

Sampai-sampai kasus ini diviralkan di media sosial berapa hari lalu.

Rekaman video beredar viral di media sosial menghebohkan warga Rohil diunggah akun Facebook, Florentina Situmorang (28/2/2021).

Rekaman berdurasi 3 menit itu terlihat ibuk-ibuk dari masyarakat merasa memiliki lahan di Pematang Ibul saling berkejaran dan beragumentasi dilokasi kebun sawit.

Viralnya video, H Bukhori Camat Bangko Pusako menyikapi bahwa status perkembangan lahan seluas 500 hektar tersebut.

Walaupun sebelumnya pihak Kecamatan sudah memberikan solusi dan mengadakan pertemuan dengan melibatkan kedua belah pihak yang berseteru.

akui Camat, saat pertemuan, Pengkliem tanah belum pernah menunjukan surat tanahnya .

” Kita arahkan membuat surat resmi dan sampai saat ini belum ada hasilnya, ” Ucapnya.

Sementara pernyataan salah seorang masyarakat merasa memiliki lahan (selaku penggarap lahan) Sarma Silitonga warga Pematang Ibul menjelaskan Jum’at (5/4/2021) kemaren, lahan seluas 2 haktare dengan kondisi hutan miliknya dibeli dari Rio Napitupulu Tahun 2000 lalu searga 1.5 juta .

Proses transaksi jual beli lahan saat itu sebagai bukti legalitas surat lahan Sarma Silitonga diberikan surat tanah dengan Surat Keterangan Desa nomor 520/118/1993 ditanda tangani kepala Desa Buyung Kamaruddin.

 

Menurutnya uang atas jual beli lahan itu diberikan kepada Rio Napitupulu masih keluarga dari Tarima Boru Nainggolan yang selanjutnya uang ganti rugi lahan itu diserahkan kepada Tarima Boru Nainggolan .” Katanya .

Saat terjadi bentrok di lapangan, anehnya Tarima Nainggolan tidak mengakui lahan yang sudah aku kelola dengan tanaman sawit dan berbuah, Dirinya tidak mengakui hal tersebut.

” Aku tidak pernah menjual tanah sama kau.” Ujar Sarma Silitonga sambil menirukan kata kata Tarima Nainggolan kepada dirinya

” Kalau ini tanah mu ,tunjukkan dulu satu pohon sawit yang kau tanam bahwa ini tanah mu, jangan kebun sawit udah panen, kau bilang ini sawit milikmu.” kata Sarma Silitonga menceritakan saat kejadian bentrok warga dan Tarima Naingolan Januari 2021 lalu.” Ucapnya.

(AYo berbagi-02/01)