Hukum

Usai Kantor Dinas PUTR, Penyidik Polda Riau Geledah Kantor BPKAD Rokan Hilir

Rokan Hilir — Tim penyidik Subdit III Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Ditreskrimsus Polda Riau terus mengembangkan penyelidikan dugaan kasus korupsi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rohil.

 

Langkah ini dilakukan setelah penyidik mengamankan sebanyak 42 berkas dokumen dari kantor dinas PUTR Rohil di Komplek Perkantoran Batu Enam Bagan Punak tersebut yang berdurasi cukup panjang.

 

Tim penyidik melakukan penyisiran sejak Selasa (28/7/2026) siang hingga Rabu (29/7/2026) dini hari sebelum akhirnya membawa puluhan dokumen terkait untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut.

 

Rabu (29/7/2026) pagi ini, Ka. Subdit III Tipikor Polda Riau dipimpin Kompol Yogi Pramagita berlanjut ke kantor BPKAD Rohil.

 

Saat penyidik datang terlihat kantor BPKAD Rohil terletak di Jalan Merdeka Bagansiapiapi ini sangatlah sepi.

 

Tepat di pintu masuk bagian utama lantai dasar gedung berlantai empat ini telah dipasangi garis polisi (police line).

 

Penyidik berada di lantai dua melakukan penyelidikan terhadap berkas keuangan pada proyek pembangunan jembatan Air Hitam Pujud yang dibangun Tahun 2022 dengan uang APBD sebesar 33 Milyar rupiah.

 

Seluruh ASN di lingkungan BPKAD Kabupaten Rokan Hilir memilih bersikap bungkam terkait kedatangan tim penyidik ke kantor mereka. Tidak ada satu pun pegawai yang memberikan keterangan resmi mengenai maksud dan tujuan kedatangan para petugas tersebut.

 

Di saat yang bersamaan, Plt Kepala BPKAD Rohil beserta sejumlah pejabat penting lainnya dilaporkan tidak berada di tempat. Mereka disebut tengah melakukan kunjungan dinas luar ke Pekanbaru.

 

Aswin SE Kepala Bidang Aset BPKAD Rohil merupan ASN senior dimintai komentarnya membenarkan adanya penggeledahan yang dilakukan oleh penyidik Subdit III Tipikor Reskrimsus Polda Riau.

 

“Saya membenarkan ada penggeledahan dan ada pemeriksaan, nanti juga akan ada penandatanganan BAP, Kepala BPKAD sedang di Pekanbaru, yang di sini hanyalah kami,” sebut Aswin.

 

Sementara penyidik berjibaku menjalankan tugasnya menyelidiki dugaan korupsi pembangunan jembatan Air Hitam Pujud hingga menjelang jam 12.30 WIB Selasa (29/7/2026).

 

Pembangunan jembatan Air Hitam Pujud menimbulkan kerugian negara cukup besar.

 

Terlihat, belasan awak media setia menunggu hasil penyelidikan penyelidikan di kantor BPKAD Rohil.

 

Wartawan terlihat di ruang tunggu dan bahkan berdiri di halaman kantor BPKAD Rohil untuk tidak terlewat dari moment tersebut.

 

Penyidik sesekali tertampak keluar dari kantor BPKAD Rohil namun sampai sekarang masih belum memberikan informasi terkait dokumen tambahan apa yang didapati dari kantor BPKAD Rohil ini. (Shf)

Related posts

Jaksa Dijamin UU Ajukan Tuntutan Hukum Atas Perkara Narkoba 

Admin AYo Berbagi

Lagi, 3 Karyawan PT Antam Diperiksa Terkait Perkara PT Timah

Admin AYo Berbagi

Pembunuhan Terhadap AS Terungkap,Polisi Amankan Pelaku

Admin AYo Berbagi