AYo Berbagi

Berberapa Oknum ASN Disdukcapil Rohil Diperiksa Kejaksaan,Perangkat Desa Ikut Terperiksa

Ayoberbagi.co.id–Bagansiapiapi- Kejaksaan Negeri Rohil tengah menyelidikan Dugaan telah terjadinya Tindak Pidana Korupsi pada kegiatan Pelayanan Dokumen Kependudukan (DAK) Non Fisik Pelayanan Administrasi Kependudukan Program Penataan Administrasi Kependudukan Rohil Tahun Anggaran 2020.

Imbas dari pemangilan dan pemeriksaan ini berkembang,selain ASN di Disdukcapil Rohil  menjalar sampai ke perangkat Desa terkait Sprin.02/I.4.20/Fd 1/10/2021 tanggal 12 Oktober 2021.

Surat Nomor : 1604/I.4.20/Fd 1/10/2021 Kejaksaan Rohil memeriksa perangkat Desa di mintai keteranganya sebagai saksi seputar honor kegiatan ditangani TK oknum Kasi dan  PPTK Pengguna Dana DAK 2020.

Kepada Dinas Kependudukan Dan Catatan Sipil Rohil,Basyarudin SH.MH Selasa (26/10/2021) Jam 14.00 WIB di ruang kerjanya membenarkan adanya ASN di OPD yang pimpinya di panggil Kejaksaan dan dimintai keterangan oleh penyidik .

” Benar,yang di panggil dan diperiksa itu,ada Bendahara,Kasubbag Keuangan,Kasi dan Kabid, ” Akui Basyarudin SH.MH yang juga Pengguna Anggaran di Dinas Dukcapil Rohil ini.

Basyarudin mengakui ” Kaget ” mendengar anak buahnya di panggil  Penyidik  Kejaksaan Negeri Rohil terkait DAK Tahun Anggaran 2020 lalu.

” Biasa saja,macam tak ada masalah,tapi saya jarang bertemu dengan TK (oknum PPTK DAK 2020) dan mengaku saat ini menduduki dua jabatan di dua OPD berbeda, baru tahu setelah informasi ini beredar, ” Ucap Basyarudin SH.MH.

” Kalau laporan kegiatan lewat SPJ tidak ada masalah,laporannya lengkap saat kegiatan tersebut di laporkan PPTK secara lisan lengkap kepada saya kenyataan begini jadinya,” Akui Kadis Kependudukan Dan Catatan Sipil Kabupaten Rohil.

” Masalah muncul,saya baru tahu,sebagai pimpinan,jika saya di panggil Jaksa, sebagai Warga Negara yang baik, akan datang memenuhi panggilan penyidik, ” Jawab Basyarudin SH.MH di sela-sela kesibukanya melayani warga mengurus KTP,KK dan Akta di ruang kerjanya.

Kepala Disdukcapil ini menceritakan kronologi kegiatan DAK dari dana Pusat melalui APBD Rohil untuk kegiatan administrasi kependudukan termasuk honor dan lain-lain petugas selama 10 Bulan pada Anggaran tersebut.

” Anggaranya sekitar 600 juta sekianlah,PPTK nya bernama TK, jabatanya Kasi Sistim Informasi Kependudukan Disdukcapil Rohil,saat ini menjabat Plt s

Kabid di Dispora Rohil,jarang bertemu kantornya ada dua, ” Terang Basyarudin SH.MH.

Data di rangkum,perangkat Desa ternyata tidak menerima honor,pada hal dana  untuk Kegiatan Pelayanan Dokumen Kependudukan Non Fisik Pelayanan Administrasi Kependudukan Program Penataan Administrasi Kependudukan Rohil Tahun Anggaran 2020 di anggarkan  Dana Transportasi 1 Bulan 290.000 X 10 Bulan X 1 orang tiap Desa X 150 Desa total 435 Juta rupiah kuat dugaan tanda tangan mereka di palsukan.

(Tim Telisik AYo berbagi)