27 September, 2021
AYo Berbagi

Dua Kakak Beradik Hilang,Amadun Dan Bu Ida Impikan Anaknya Kembali

ayoberbagi.co.id–Bagansiapiapi– Dua kakak beradik Syamsul (34) dan Yunani (20) anak pasangan Ahmadun (60) dan Ida (58) warga Rumah Nelayan Bagan Punak Pesisir Kecamatan Bangko Rohil Riau menghilang dari rumah.

Perginya Syamsul (34) anak tertua pasangan ini sudah 10 Bulan lalu tepatnya Agustus 2020 lalu meninggalkan rumah orang tuanya.

Sedangkan Yunani (20) anak perempuan pasangan Ahmadun (60) dan Ida (58) juga sudah 8 bulan lebih meninggalkan rumah sejak 2020 tak di ketahui keberadaanya.

Bagi Ahmadun dan Ida istrinya pergi dan tak di ketahui keberadaan anak mereka itu menimbulkan duka nestapa dari hari ke hari .

Berdoa dan berharap kedua anaknya yang hilang dalam rentang waktu berbeda tersebut kembali ke rumah dan berkumpul kembali seperti sebelumnya.

Rabu (19/5/2021) AYo berbagi bertandang ke rumah Ahmadun dan Ida di Dusun Kampung Nelayan Kepenghuluan Bagan Punak Pesisir.

Ahmadun (60) dengan di temani seorang anaknya menyebutkan secara fisik baik anaknya Syamsul (34) dan Yunani (20) sehat namun memiliki keterbelakangan mental.

Lelaki berprofesi buruh lepas  ini menuturkan Syamsul (34) anaknya memiliki jiwa penolong dan membantu dirinya bekerja sebagai buruh gerobak.

” Syamsul itu tenaganya kuat,dialah membantu saya dan penopang keluarga,membantu saya bekerja,upahnya sebagian untuk dia, ” Kenang Ahmadun.

Di sebutkan Ahmadun,dulu Syamsul juga pernah hilang dan di temukan di Sungai Rakyat Ajamu Labuhan Batu atau daerah perbatasan Panipahan Rohil.

Sedangkan Yunani sejak pergi dan kembali lagi tidak ada khabar beritanya karena sebelumnya juga tidak ada masalah di rumah.

” Perasaan ayah anaknya tetap kembali,namun sudah beberapa bulan hingga Rabu (19/5/2021) tetap tak kunjung kembali.

” Saya berharap jika ada melihat,ada bertemu serupa dengan gambar yang ada ini harap menghubungi kami atau Crew AYo berbagi, ” Harap Ahmadun.

Karena hati ibu dan bapaknya sangat yakin kedua anaknya saat ini masih hidup atau mungkin di temukan atau di selamatkan orang namun karena keterbelakangan mental tak mampu berkomunikasi atau menjawab lawan bicara.

” Kedua anak kami ini bicaranya tak jelas,banyak diam dan menyendiri, ” Sebut Keluarga yang menempati rumah bantuan dari Pemkab Rohil ini sejak 6 Tahun lalu.

Sementara itu warga tetangga di sekitar hunian Ahmadun dan Ida tetap berharap kedua anak tetangga mereka itu di temukan berkumpul kembali di tengah-tengah keluarganya.

” Kami berharap bagi yang menonton AYo berbagi,atau meligat Syamsul dan Yunani segera menghubungi keluarganya,kasihan kedua orang tuanya sudah tua dan mengharapkan anaknya yang hilang berbeda waktu itu berkumpul kembali, ” Harap warga.

(AYo berbagi/02/03/Sultan HF)