20 September, 2021
AYo Berbagi

” Jangan Mudik ” Demi Kesehatan Kita Semua,Forkopinda Deklarasikan Penundaan Mudik Lebaran

ayoberbagi.co.id–Bagansiapiapi– Ancaman serius virus Covid 19 semakin mencemaskan masyarakat Indonesia termasuk Riau dan Rokan Hilir .

Tingginya angka terpapar baik yang di rawat maupun isolasi mandiri membuat cemas dan perhatian serius akan ancaman kesehatan masyarakat secara umum.

Ternyata kondisi ini bak gayung bersambut untuk  membatasi keluar masuk orang untuk menekan angka jangkitan virus tersebut.

Senin (26/4/2021) Forkopinda Kabupaten Rohil Mendeklarasikan Penundaan Mudik Lebaran Dan Pembatasan Moda Trsnsportasi .

Naskah Deklarasi tersebut antara lain

Bismillahi rahman nir rohim saya H.Suyatno Bupati Rokan Hilir Bersama Forkopinda Rohil menyatakan :

1.Demi keselamatan seluruh masyarakat Rohil agar tidak melakukan mudik lebaran baik yang masuk maupun yang keluar Rohil.

2.Melakukan pembatasan moda transportasi tanggal 6 sampai 17 Mei 2021.

3.Mengajak seluruh masyarakat Rohil untuk berlebaran di rumah saja .

Berdasarkan data yang di peroleh AYo berbagi Deklarasi Forkopinda Rohil tersebut selain di tanda tangani Bupati H.Suyatno juga di tanda tangani Ketua DPRD Rohil Maston.

Lalu Kapolres Rohil AKBP Nurhadi Ismanto SH Sik,Dandim 0321 Rohil Letkol Arh.Agung Rakhman Wahyudi,Kajari Rohil Yuliarni Appi SH.MH dan Ketua PN Rohil Andri S.SH.MH.

Selasa (27/4/2021) masyarakat Rohil di mintai komentarnya seputar Deklarasi tersebut mengaku mendukung program pemerintah.

” Sebagai pribadi,sebagai masyarakat,mari kita dukung himbauan deklarasi ini,tujuanya untuk kebaikan kita semua,karena kondisi saat ini sangat mengkawatirkan ” Ucap Syamsir (54) warga Bagansiapiapi.

Menurut warga ini bagaimanapun upaya pemerintah untuk memutus mata rantai untuk menjaga kesehatan warga masyarakatnya juga.

” Ayo kita dukung deklarasi dan himbauan ini demi kita semua,demi harapan Bangsa ini,patihi protokol kesehatan, ” Ajaknya.

Sumber lainnya di mintai komentarnya terpisah bahwa tujuan pembatasan tersebut untuk mengantisipasi masalnya klaster baru ke Rohil.

” Tidak ada yang tahu dan dapat menjamin,orang luar yang datang itu rekam jejaknya sehat,jadi tugas kita semua mensukseskan hasil deklarasi ini, ” Sebutnya.

Untuk itu kiranya agar masyarakat membiasakan memakai masker,cuci tangan,menjaga jarak dan menghindari kerumuman.

Semoga saja Rohil terhindar dari ancaman serius terpapar covid 19 memasuki lebaran kali kedua sejak virus ini menjadi momok Dunia.

(AYo berbagi/Tim Liputan Covid 19)