24 November, 2022
AYo Berbagi

Dana Dikembalikan ke Provinsi Riau Anggota DPRD Riau Dapil Rohil Turun Mempertanyakan Kepada Bupati Rohil

Ayoberbagi.co.id–Bagansiapiapi-Anggota DPRD Riau Daerah asal Pemilihan Rokan Hilir di sambut Bupati Afrizal Sintong dan Wakil Bupati Rohil H.Sulaiman SS.MH. Senin (28/6/2021) berkunjung antara lain ,Karmila Sari,Abu Khoiri, huasaimi Hamidi,syafrudin poti dan anggota lainya menggelar pertemuan hearing dengan Pemkab Rohil di kantor Bupati Rohil

Dalam pertemuan hearing tersebut anggota DPRD Riau mempertanyakan Dana Anggaran Daerah Tahun 2020 terkhusus Rohil mengenai anggaran Dana Hibah Sosial Penanganan Covid 19.

Karena sangat mengherankan wakil rakyat tersebut dari Anggaran 29 Milyar rupiah dari APBD Riau tersebut hanya terpakai atau di salurkan 4,6 Milyar rupiah saja.

Lebih mengejutkan lagi menurut anggota DPRD Riau asal Rohil ini saat itu Pemkab tidak mempergunakan dan  mengembalikan lebih 24 Milyar ke Kasda Pimprov Riau” Ucap Syafruddin Poti

Sehingga membuat wakil rakyat ini heran Apa penyebab di kembalikan dan apa penyebab tidak di pergunakan,apa mungkin karena Rohil ini kaya tetapi mengapa hal ini terjadi,inilah yang di pertanyakan politikus dari Parpol berbeda kepada Pemkab Rohil.

Bupati Rohil Afrizal Sintong dan Wakil Bupati H.Sulaiman SS MH yang baru memasuki minggu ketiga di lantik menjadi memberikan jawaban berdasarkan data.

Karena menyangkut hibah dan bantuan sosial APBD Riau tentang penanganan Covid 19 merupakan administrasi pendahulunya.

Ternyata penyebab di kembalikan lebih 24 Mulyar hibah bantuan sosial dari APBD Riau Tahun 2020 adalah masalah data penerima berbagi kendala dari Tak Punya E KTP dan Data Penguna ganda.waktu yang singakat.

Tapi Afrizal Sintong dan H.Sulaiman punya kiat patut di acungi jempol untuk mengatasi persoalan ini di masa mendatang.

Meminta pihak OPD terkat melakukan inventarisasi dan memvalitkan data, Ucap Bupati Rohil ini

Bupati Afrizal Sintong dan Wakil Bupati H.Sulaiman meminta seluruh OPD bahu membahu mendukung program kerja dan agar merealisasi dana Provinsi ke depanya tidak ada yang di kembalikan lagi seperti anggaran 2020 kemaren.

(AYo berbagi/02/01/Sultan HF)